Exhibitionist Eksibisionis indonesia, kisah nyata

Seorang Exhibitionist Sejak Kecil sampai Sekarang

Temanku sewaktu kecil

Suatu sore di tempat kerjaku, sekitar pukul 1730, ketika aku sedang sendirian di ruanganku, dan teman-temanku sudah pulang semuanya, datanglah seorang wanita, dia mengaku kenal denganku. Setelah tiba di ruanganku, barulah aku mengenalnya sebagai Retno.Retno adalah teman semasa kecilku yang dulu sering main bersama-sama denganku. Setelah aku lulus kuliah, aku gak tahu lagi kabarnya. Gak tahu dari mana Retno tahu alamat kantorku, tetapi dia tiba-tiba saja sudah ada di ruanganku.

Retno datang menemuiku untuk meminta bantuanku, yaitu mau meminjam uang dariku, hanya sekedar untuk makan seadanya. Ternyata Retno ini telah ditinggal suaminya, suaminya telah meninggal dunia, sedangkan dia dikaruniai seorang putri yang masih SD. Karena kerjanya serabutan, kadang jadi pembantu, kadang jualan kue, kadang bantu-bantu tetangga. Akhirnya kami berdua ngobrol panjang lebar, walau aku sebenarnya gak konsentrasi sewaktu ngobrol. Karena aku sambil menonton film esek-esek di komputerku dan ituku sudah tegang.

Karena aku sambil menonton dan sambil mengelus-elus itu, maka pembicaraanku kadang-kadang ngawur dan akhirnya dia curiga. Aku jujur kepadanya kalau aku sambil nonton film dan sambil ngelus-elus ituku. Dan ternyata dia pengen lihat ituku pada saat itu juga. Diapun melihat ituku sambil kami ngobrol dan aku bisa onani didepan dia. Dia bilang kalau aku ingin lebih dari sekedar dilihat, bisa datang kerumahnya pada siang hari, pada waktu anaknya sekolah.

Setelah beberapa hari kemudia, aku benar-benar datang ke rumahnya. Aku benar-benar mendapat service yang istimewa. Ternyata Retno ini mau menelan spermaku sampai tuntas, dan setelah aku lemas, dia bisa membangkitkan kembali nafsuku dengan terus menerus menjilati ituku, dan akhirnya akupun ML dengannya.

Jadi jika aku ingin di blow job, maka aku cukup datang kepadanya dan spremakupun ditelannya sampai habis.

Sekarang Retno sudah pindah ke Semarang dan aku sudah tidak tahu lagi bagaimana kabarnya

13 Juni 2011 - Posted by | Cerita Dulu, ML | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: