Exhibitionist Eksibisionis indonesia, kisah nyata

Seorang Exhibitionist Sejak Kecil sampai Sekarang

Pemijat Amatir

Aku punya teman chat, dia pegawai swasta, tinggal di Jakarta. Jabatannya mentereng, dia menjadi manager penjualan celana jeans sebuah perusahaan besar. Tidak tahu kenapa, dia bilang kepadaku bahwa dia selama ini juga berprofesi sebagai pemijat khusus memperbaiki kekurangmampuan ereksi. Katanya tangan-tangannya mempunyai strum kecil yang bisa memperkuat ereksi laki-laki. Dia juga sudah beberapa kali menyembuhkan laki-laki yang ereksinya kurang kuat. Dan sejak dia bilang begitu aku jadi penasaran sama dia, bukan karena ereksiku kurang kuat, tetapi ingin mencoba sensasinya saja.

Akhirnya pada saat aku datang ke Jakarta, aku menghubungi dia, aku bilang bahwa aku ingin diterapi. Di sore hari yang sudah dsepakati, kami janjian bertemu di sebuah Mall di Jakarta Pusat. Dengan naik mobilnya, kami masuk ke sebuah hotel short time. Aku dimintanya mandi dulu. Aku pun mandi, dan saat aku mandi, diapun datang dengan telanjang bulat. Langsung saja punyaku berdiri melihat dia telanjang bulat, dan kamipun masih bersama.

Setelah mandi, akupun diminta berbaring di tempat tidur, dan dia memakai handuk yang dipakai mandi tadi untuk menutupi tubuhnya. Dia mulai mengurut-urut kakiku, mulai dari telapak kaki sampai ke paha. Sewaktu memijat-mijat paha, tangannya sedikit demi sedikit menyentuh ituku, dan ituku menjadi berdiri keras sekali. Akupun memejamkan mata sambil menikmati sensasinya.

Tiba-tiba dia berhenti dan mengambil sesuatu, akupun gak sabar menunggu sensasi selanjutnya. Aku hanya berharap dia membantuku onani dan bisa orgasme dari kocokan tangannya. Tiba-tiba dia melakukan sesuatu di anuku dan langsung memasukkan ituku ke vaginanya. Rupanya dia mengambil kondom dan memasang di anuku, dan langsung mendudukin anuku. Rasa dan sensasinya luar biasa. Katanya dia gak tahan liat anuku begitu kerasnya. Akhirnya diapun menikmati kerasnya anuku.

Kami ML tiga kali diselingi ngobrol-ngobrol panjang. Rasanya ? Luar biasa

19 Mei 2015 - Posted by | Sekarang

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: